Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Mengguncang Nias Selatan
Pada hari Selasa (2/12/2025), gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara. Peristiwa ini terjadi pada pukul 20.16.25 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 0.38 LU – 98.66 BT dengan kedalaman sekitar 31 km. Lokasi gempa berada 96 km tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara. BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tidak menimbulkan potensi tsunami.
Berikut informasi lengkap tentang gempa yang dirilis oleh BMKG:
Gempa Mag:5.0, 02-Des-25 20:16:25 WIB, Lok:0.38 LU,98.66 BT (96 km Tenggara NIASSELATAN-SUMUT), Kedlmn:31 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa
Saat gempa bumi terjadi, penting untuk tetap tenang dan mengambil langkah-langkah yang tepat agar bisa melindungi diri dan orang lain. Berikut beberapa tindakan yang perlu dilakukan:
-
Tetap tenang
Saat gempa terjadi, jangan panik. Tarik napas dalam-dalam dan lihat keadaan sekitar. Cari tempat yang aman untuk berlindung. -
Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam bangunan, carilah tempat yang aman seperti di bawah meja. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal atau helm. Hindari bergerak terlalu banyak hingga gempa berhenti. -
Di luar ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi bangunan dan tiang. Pergi ke area terbuka dan tetap tenang. Biasanya setelah gempa pertama akan ada gempa susulan. -
Di kerumunan
Jika sedang berada di kerumunan, ikuti arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat untuk mencari tempat yang lebih aman. -
Di gunung atau dataran tinggi
Jika sedang berada di daerah pegunungan, segera berpindah ke area lapang. Hindari daerah dekat lereng karena risiko longsor sangat tinggi. -
Di laut
Jika gempa terjadi di bawah laut, waspada terhadap kemungkinan terjadinya tsunami. Segera bergerak ke dataran yang lebih tinggi. -
Di dalam kendaraan
Jika sedang berkendara saat gempa terjadi, pegang erat kemudi dan segera berhenti di tempat yang lapang. Jangan keluar dari kendaraan hingga gempa berhenti.
Skala MMI dan Tingkat Getaran Gempa
Getaran gempa diukur menggunakan skala MMI (Modified Mercalli Intensity). Berikut penjelasan tingkat getaran gempa berdasarkan skala MMI:
-
I MMI
Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang. -
II MMI
Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang. -
III MMI
Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan. -
IV MMI
Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi. -
V MMI
Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. -
VI MMI
Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan. -
VII MMI
Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan. -
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh. -
IX MMI
Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus. -
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam. -
XI MMI
Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung. -
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.












