Gempa Bumi Magnitudo 3,3 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur
Pada hari Senin (24/11/2025), gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,3 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur. Gempa tersebut terjadi pada pukul 06.28.02 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 10.62 LS dan 110.92 BT, dengan kedalaman 10 km. Lokasi pusat gempa berada sekitar 272 km barat daya Pacitan.
BMKG melalui akun Twitter @infobmkg membagikan informasi terkini tentang gempa tersebut. Dalam tweetnya, BMKG menyampaikan bahwa data yang diberikan bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan pengolahan data. Informasi ini juga dilengkapi dengan tagar #Gempa Mag:3.3 dan #BMKG.
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa
Gempa bisa terjadi kapan saja, dan penting bagi setiap orang untuk mengetahui langkah-langkah yang tepat untuk melindungi diri. Berikut beberapa tindakan yang perlu dilakukan:
-
Tetap tenang
Saat gempa terjadi, jangan panik. Tarik napas dalam-dalam dan perhatikan kondisi sekitar. Cari tempat yang aman untuk berlindung. -
Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam bangunan, segera berlindung di bawah meja atau struktur kokoh. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal atau helm. Jangan menggunakan lift atau pintu darurat saat gempa berlangsung. -
Di luar ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi gedung, tiang listrik, dan benda-benda yang rentan jatuh. Carilah daerah terbuka dan tetap tenang hingga gempa berakhir. Perlu diingat bahwa gempa susulan bisa terjadi. -
Di kerumunan
Saat berada di kerumunan, hindari kepanikan. Ikuti arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat untuk mencapai area yang lebih aman. -
Di gunung atau dataran tinggi
Jika sedang berada di daerah pegunungan, segera berpindah ke area lapang. Hindari daerah dekat lereng karena risiko longsor sangat tinggi. -
Di laut
Gempa bawah laut bisa memicu tsunami. Jika terjadi gempa di laut, segera bergerak ke dataran yang lebih tinggi untuk menghindari bahaya gelombang besar. -
Di dalam kendaraan
Saat sedang berkendara, segera berhenti di tempat yang aman dan tetap berpegangan agar tidak terjatuh. Jangan mengemudi saat gempa masih berlangsung.
Skala MMI dan Tingkat Getaran Gempa
BMKG juga memberikan informasi mengenai skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang digunakan untuk mengukur intensitas getaran gempa. Berikut penjelasannya:
-
I MMI
Getaran gempa tidak terasa kecuali dalam kondisi luar biasa oleh beberapa orang. -
II MMI
Beberapa orang merasakan getaran, dan benda ringan seperti lampu gantung bergoyang. -
III MMI
Getaran terasa nyata dalam rumah, seperti sensasi naik di dalam truk yang berjalan. -
IV MMI
Getaran terasa oleh banyak orang di dalam dan luar rumah. Gerabah pecah, jendela dan pintu bergoyang. -
V MMI
Hampir semua orang merasakan getaran, benda-benda terlempar, dan ada kemungkinan orang berlarian. -
VI MMI
Semua orang merasakan getaran, banyak orang terkejut dan lari keluar. Plester dinding jatuh dan cerobong asap rusak. -
VII MMI
Semua orang di rumah keluar. Bangunan dengan konstruksi baik mengalami kerusakan ringan, sementara yang kurang baik mengalami retakan atau hancur. -
VIII MMI
Kerusakan ringan terjadi pada bangunan kuat, sedangkan yang kurang baik mengalami keretakan dan dinding terlepas dari rangka. -
IX MMI
Bangunan kuat mengalami kerusakan serius, pipa dalam rumah putus, dan banyak retakan pada struktur bangunan. -
X MMI
Bangunan kayu rusak, rangka rumah lepas dari pondasi, tanah terbelah, dan rel melengkung. -
XI MMI
Hanya sedikit bangunan yang masih berdiri. Jembatan rusak dan terjadi lembah. -
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak di permukaan tanah, dan benda-benda terlempar ke udara.












