Kedekatan Gibran dengan Pemimpin Negara di KTT G20: Pelukan dan Genggaman Tangan



JOHANNESBURG,

Kedekatan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah tokoh negara pada hari pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg Expo Centre menjadi perhatian utama.

Forum internasional ini menjadi kali pertama bagi Gibran sebagai Wakil Presiden RI menghadiri acara KTT G20. Dalam kunjungan kerja tersebut, jurnalis Rahel Narda Chaterine turut serta dalam rombongan yang mendampingi Gibran.

Di sela-sela acara KTT G20, Gibran sempat berbincang dan menyapa beberapa tokoh dunia, termasuk Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. Momen yang menarik adalah ketika Gibran dan Lula saling berpelukan dan berjabat tangan.

Lula kemudian bertanya tentang kabar Presiden Prabowo kepada Gibran, menggunakan bahasa asli Brasil. Namun, orang di sisi kirinya menerjemahkan ucapan Lula.

“Bagaimana kabar Presiden Prabowo?” tanya Lula melalui penerjemah.

“Dia baik, terima kasih,” jawab Gibran dalam bahasa Inggris.

Selama percakapan, Lula terus menggenggam tangan Gibran.

Selain itu, Gibran juga berinteraksi dengan Presiden Finlandia Alexander Stubb dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Pada momen tertentu, Meloni mendekati Gibran dan Stubb, membuat keduanya tertawa meski percakapannya tidak terdengar jelas.

Meloni lalu meninggalkan mereka dengan tertawa.

Diskusi Intens dengan PM Jepang

Salah satu momen penting adalah saat Gibran berbicara intens dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menjelang foto bersama para pemimpin negara G20.

Gibran dan Takaichi berdiri di barisan depan sisi sebelah kanan panggung, terlihat sangat fokus dan ekspresif saat berdiskusi. Tangan Gibran juga ikut digerakkan selama obrolan.

Selain itu, Gibran juga sempat berbincang dengan Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa.

Gandeng Erdogan

Pada sesi menjelang foto KTT G20, Gibran berdialog singkat dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan PM Jepang. Ketiganya terlihat akrab saat berbincang.

Erdogan dan Gibran saling menghadap, sedangkan Takaichi berada di tengah. Selama sesi foto, Gibran berdiri diapit oleh dua tokoh penting, yakni Takaichi dan Ursula. Untuk Erdogan, ia berada di sebelah Takaichi.

Setelah sesi foto selesai, semua pemimpin negara G20 meninggalkan panggung. Saat Erdogan turun, Gibran sigap menggandeng tangannya untuk membantunya.

Dalam ajang KTT G20 ini, Gibran memberikan pidato pada sesi pertama yang digelar pada 22 November 2025. Di sesi pertama, ia menyampaikan salam dari Presiden Prabowo untuk Lula.

Pada sesi kedua, Gibran menyoroti isu ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta bencana kemanusiaan.

Sesi ketiga akan digelar pada Minggu (23/11/2025). Tema yang dibahas adalah pekerjaan layak (decent work) dan tata kelola kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *