DPRD Balikpapan Mengapresiasi Kebijakan Pemangkasan Target PBB P2
DPRD Balikpapan memberikan apresiasi terhadap kebijakan pemangkasan target penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) oleh Pemerintah Kota (Pemkot). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah fiskal yang tepat dan berhasil dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.
Meski target penerimaan pajak diturunkan, realisasi pajak justru menunjukkan hasil positif. Hingga Oktober 2025, realisasi penerimaan PBB P2 telah mencapai Rp149 miliar atau sekitar 95 persen dari target. Angka ini membuktikan bahwa kebijakan stimulus pajak daerah tidak menghambat penerimaan, melainkan menciptakan iklim yang lebih sehat bagi wajib pajak.
Strategi yang Tepat dan Responsif
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Japar Sidik, mengapresiasi langkah Pemkot yang berani memangkas target PBB P2 dari Rp283 miliar menjadi Rp154 miliar. Penurunan target sebesar Rp129 miliar ini bukanlah tanda pesimisme, melainkan strategi yang mempertimbangkan kondisi ekonomi riil masyarakat.
“Pemkot mengambil langkah strategis dengan memangkas target PBB P2 senilai Rp129 miliar. Hasilnya, masyarakat terbantu dan penerimaan pajak justru menunjukkan tren sangat positif,” ujar Japar Sidik.
Menurutnya, target yang lebih realistis membuat warga lebih antusias membayar pajak. Hal ini menunjukkan kebijakan yang responsif dan inklusif.
Efek Psikologis Positif
Pemangkasan target justru menimbulkan efek psikologis positif di kalangan masyarakat. Warga merasa dihargai dan tidak terbebani, sehingga kesadaran membayar pajak meningkat secara sukarela.
Japar menjelaskan bahwa kebijakan ini menjadi bukti bahwa kebijakan fiskal yang berpihak pada rakyat dapat berjalan seiring dengan optimalisasi pendapatan daerah.
Selain itu, stimulus PBB P2 dinilai bersifat inklusif karena berlaku untuk semua lapisan masyarakat tanpa diskriminasi. Program ini berlaku untuk semua, mulai dari rakyat kecil hingga kalangan atas.
Optimisme Terhadap Capaian Akhir Tahun
Dengan tren positif hingga kuartal IV 2025, Japar optimistis target Rp154 miliar tidak hanya tercapai, tetapi berpotensi terlampaui di penghujung tahun.
“Kita tinggal selangkah lagi mencapai Rp154 miliar. Dengan realisasi 95 persen di kuartal IV, saya yakin target akhir tahun akan terlampaui,” katanya.
Kebijakan Fiskal yang Efektif
DPRD Balikpapan menilai kebijakan ini sebagai contoh instrumen fiskal yang efektif—bukan sekadar mengejar angka pendapatan, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
“Pemkot membuktikan kebijakan fiskal dapat menjadi solusi nyata bagi warga yang menghadapi tekanan ekonomi, bukan sekadar angka di atas kertas,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, respons positif masyarakat terhadap program pajak ini menjadi modal penting bagi kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
“Kepercayaan publik meningkat ketika masyarakat merasakan langsung manfaat kebijakan yang berpihak kepada mereka,” pungkasnya.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”












