dailybandung.com – LONDON – Banyak merek mobil mewah seperti Porsche, Jaguar, Bentley, dan lainnya yang tidak memiliki pabrik di Amerika Serikat merasa cemas dengan tarif baru sebesar 25 persen yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. Namun, kini mereka dapat bernapas lega karena AS berencana untuk membebaskan tarif impor untuk mobil klasik.
Pengecualian terhadap mobil klasik ini memang masuk akal, menurut pengacara dari Simon Gluck & Kane LLP dalam surat yang ditujukan kepada Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, seperti yang dilaporkan oleh Bloomberg. Jika tarif sebesar 25 persen diberlakukan, maka kemungkinan mobil-mobil klasik tersebut tidak akan diimpor ke Amerika karena harganya menjadi terlalu mahal. Hal ini akan berakibat pada kehilangan bea masuk dan pendapatan pajak bagi negara bagian dari penjualan mobil di dalam AS. Bahkan, pendapatan tersebut dapat mencapai USD700 ribu untuk mobil klasik mewah yang dijual seharga USD10 juta.
Tidak diketahui apakah Presiden Trump adalah penggemar mobil klasik, namun yang pasti ini semua berkaitan dengan uang. AS akan kehilangan banyak uang jika memberlakukan tarif yang sama pada mobil klasik yang beberapa di antaranya memiliki nilai jutaan dolar dengan tarif yang sama seperti mobil baru.
Kunjungan Jay Leno ke California Capitol minggu lalu untuk mengadvokasi RUU yang akan membebaskan mobil berusia 35 tahun atau lebih dari pemeriksaan emisi juga menjadi berita baik bagi para kolektor mobil di AS. Selain memiliki mobil-mobil cantik di garasi mereka, mereka juga tidak perlu khawatir dengan tarif impor yang akan dikenakan pada mobil klasik.












