Fan Meeting Kim Seon Ho dan Go Youn Jung di Jakarta
Jumat (16/1/2026) menjadi hari yang spesial bagi penggemar Kim Seon Ho dan Go Youn Jung. Dua aktor Korea Selatan yang dipertemukan di drakor Can This Love Be Translated? yang diproduksi Netflix ini menggelar fan meeting di Indonesia. Keduanya menyapa penggemar yang menunggu di Kota Kasablanka, baik hanya melihat sekilas atau mengikuti acara pada malam harinya. Keduanya terlihat kompak menyapa fans mereka di tanah air, apalagi selama fan meeting berlangsung, keduanya sangat hangat ke satu sama lain.
Berikut rangkuman informasi selengkapnya!
1. Kim Seon Ho membantu Go Youn Jung yang baru pertama kali ke Indonesia
Ini bukan pertama kali Kim Seon Ho datang ke Indonesia, ia sebelumnya sudah pernah berkunjung untuk fan meeting individual dan beberapa jadwal pribadi. Sementara untuk Go Youn Jung, ia menyebut pernah liburan ke Bali setelah syuting sebuah drama, tetapi dirinya tidak pernah ke Jakarta.
Dari press conference hingga fan meeting, Go Youn Jung masih cukup kikuk. Ini pertama kali ia melakukan fan meeting di hadapan penggemar di Indonesia. Meski secara pribadi, Go Youn Jung mengucapkan ia merasa tersentuh dengan kehangatan fans Indonesia.
“Barusan saya berada di Pop-up Zone, dan saya mendengarkan teriakan yang begitu luar biasa. Pada saat itu, saya berpikir satu hal, yaitu saya kayaknya ke mana-mana harus sama Kim Seon Ho kali ya (biar ramai),” ujar Go Youn Jung sembari tertawa di acara press conference fan meeting Can This Love Be Translated? di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Untuk mengurangi ketegangan rekan mainnya di Can This Love Be Translated? itu, Kim Seon Ho tampak andil membantu Go Youn Jung di beberapa kesempatan. Salah satu yang unik adalah saat Go Youn Jung bingung ingin belajar bahasa asing apa, Kim Seon Ho membantu memberikan ide ke aktris 22 April 1996 itu belajar bahasa Indonesia.
“Iya, jadi meskipun saya ingin fasih Bahasa Inggris, (karena saat ini di Jakarta) saya harus bilang saya ingin fasih Bahasa Indonesia!,” ucap pemeran karakter Cha Mu Hee di drakor tersebut.
2. Keduanya banyak bercanda saat fan meeting berlangsung

Kehangatan keduanya sebagai rekan kerja ataupun oppa-dongsaeng (kakak/senior ke adik) tidak hanya terlihat saat press conference. Begitu fan meeting berlangsung pada pukul 19.00 WIB dan mereka muncul untuk menyapa fans, kedekatan mereka juga tampak di sana.
Kim Seon Ho membantu Go Youn Jung saat naik ke panggung hingga mengarahkan beberapa hal yang bisa dikatakan di atas panggung. Keduanya punya chemistry yang cocok sebagai pasangan di dalam drama, tetapi juga hangat sebagai teman dekat di luar sorot kamera syuting.
Beberapa candaan dilontarkan mereka selama fan meeting berlangsung. Misalnya saat bermain emoji, Kim Seon Ho berkelakar kalau tantangan milik Go Youn Jung terlalu mudah. Ia sempat merasa kesal dan mengatakannya di panggung, tentu dengan nada bercanda.
3. Berbagi kenangan selama syuting, Go Youn Jung terbantu Seon Ho

Drakor Can This Love Be Translated? memiliki latar tempat di beberapa negara. Dari Jepang, Korea Selatan, Italia hingga Kanada. Selama beberapa waktu Kim Seon Ho dan Go Youn Jung berkeliling berbagai negara tersebut untuk melakukan syuting.
Mereka berbagi kenangan dan momen yang tidak terlupakan selama syuting berlangsung itu. Bagai ukiran di batu, kenangan itu dibagikan oleh mereka kepada fans yang menambahkan kehangatan fan meeting tersebut.
Keduanya ditanya oleh Indra Herlambang, MC untuk acara fan meeting mengenai kenangan indah saat syuting di Jepang.
“Di jepang pertemuan pertama kali saya ingat sekali. Ini menandakan awal cerita dan mengingat betul scene tersebut,” jawab Seon Ho.
“Momen pada saat berpisah di jalur kereta. Pada saat memberikan clover leaves (semanggi) ke oppa Seon Ho,” tutur Go Youn Jung.
Jawaban itu membuat fans histeris! Pasalnya hal yang dikatakan keduanya menjadi salah satu poin penting dan mengena di episode pertama drakor Can This Love Be Translated?.
4. Sama-sama penasaran dan mau kulineran ke Blok M

Fan meeting Can This Love Be Translated? di Mall Kota Kasablanka dihadiri oleh ratusan fans setia mereka. Tentunya ini menjadi momen antara Seon Ho dan Youn Jung lebih dekat dengan fans khususnya di Indonesia.
Keduanya ditanyai soal makanan kesukaan, Youn Jung menjawab ia suka dengan kripik singkong, lho. Sementara untuk Seon Ho, ia menyebutkan beberapa makanan khas Indonesia dari sate, nasi goreng sampai bihun goreng.
Uniknya saat ditanya ingin kulineran kemana saat di Jakarta, fans dengan kompak menjawab Blok M. Awalnya mereka tidak paham dengan gesture huruf M yang disinyalkan fans, tetapi Indra Herlambang ikut bantu menjelaskan.
“Blok M, nama tempat jajanan, banyak macam-macam jajanan. Di situ macam-macam, ada seblak, mie ayam, nasi padang, banyak. Nanti ke sana aja, ya?”
“Enak, ya? Oke terima kasih,” ujar Kim Seon Ho.
5. Go Youn Jung dibantu ungkapan bahasa Indonesia Kim Seon Ho

Kim Seon Ho tampak lebih santai dan percaya diri saat menyapa penggemar di Indonesia. Oleh karena itu, ketika hadir bersama Go Youn Jung, ia terlihat berperan layaknya seorang kakak yang sigap membantu.
Beberapa kali, Go Youn Jung melontarkan ungkapan bahasa Indonesia yang rupanya merupakan hasil bisikan Kim Seon Ho.
Salah satunya saat Youn Jung mengucapkan kata “terima kasih” di atas panggung, Kim Seon Ho terlihat membisikkan kata tersebut terlebih dahulu. Hal serupa juga terjadi ketika Youn Jung mengucapkan ungkapan lain, mulai dari “aku cinta kamu” hingga kata “sayang”.
Momen ini pun terasa hangat dan manis. Di atas panggung, keduanya tampak natural dan nyaman satu sama lain. Berbulan-bulan menghabiskan waktu bersama selama proses syuting Can This Love Be Translated? tampaknya membuat hubungan mereka, tak hanya sebagai rekan kerja, tetapi juga secara personal, menjadi semakin dekat.
Itulah tadi momen hangat fan meeting Kim Seon Ho dan Go Youn Jung di Jakarta. Drakor Can This Love Be Translated? yang dibintangi keduanya sudah tayang di Netflix mulai 16 Januari 2026!
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












