Perkembangan Terbaru tentang Pernikahan Siri Inara Rusli dengan Insanul Fahmi
Pernikahan siri yang dilakukan oleh aktris Inara Rusli dengan pengusaha Insanul Fahmi kini menjadi sorotan utama di kalangan publik. Setelah menikah secara agama pada tanggal 7 Agustus lalu, isu mengenai status suami sah Insanul Fahmi terungkap, yaitu bahwa ia masih berstatus sebagai suami dari konten kreator Wardatina Mawa. Hal ini membuat Inara Rusli mendapatkan banyak hujatan karena dianggap sebagai orang ketiga dalam hubungan tersebut.
Permasalahan ini juga memicu perhatian dari mantan suaminya, musisi Virgoun. Hubungan antara Inara dan Virgoun sebelumnya kandas pada tahun 2023 setelah diduga adanya perselingkuhan. Saat itu, Virgoun dituduh berselingkuh dengan wanita bernama Tenri Anisa. Kini, situasi serupa kembali muncul, tetapi kali ini Inara Rusli menjadi pihak yang dituduh sebagai pelaku.
Lita Gading, seorang psikolog sekaligus mantan artis era 2000-an, memberikan tanggapan terhadap situasi yang dialami Inara Rusli. Ia menilai bahwa seseorang yang pernah disakiti seharusnya tidak menyakiti orang lain dengan cara yang sama. “Coba dong seharusnya ya, secara psikologis nih, kalau orang pernah disakiti, harusnya dia tidak menyakiti orang lain, seharusnya seperti itu,” ujar Lita Gading.
Menurut Lita, Inara Rusli masih menyimpan dendam terhadap Virgoun dan melimpahkan kemarahan itu kepada orang lain. “Tapi ini kok malah terbalik, malah menyimpan dendam untuk melimpahkan kemarahan itu kepada orang lain dengan hal yang serupa yang gak bisa kayak gitu,” tambahnya. Ia juga menilai bahwa cara berpikir Inara belum dewasa dalam menghadapi masalah hidupnya.
Selain itu, Lita juga menyoroti dampak dari permasalahan ini terhadap anak-anak Inara Rusli. “Harusnya berpikir, karena apa? Ada anak-anak, anak-anak juga perlu diperhatikan, anak-anak itu perlu figur loh.” Menurutnya, tindakan Inara Rusli dapat memberi dampak buruk pada kehidupan anak-anaknya.
Di tengah permasalahan ini, Inara Rusli melaporkan Insanul Fahmi ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan. Namun, Lita Gading menilai bahwa tindakan ini kurang tepat. “Jadi coba deh sekarang bersikap baik saja, jangan sampai hal ini membuat orang jadi tambah kemarahannya gitu loh.” Ia menilai bahwa saling melaporkan akan membuat situasi semakin memburuk.
Lita juga merasa iba dengan nasib Inara Rusli, tetapi ia menekankan bahwa nasib seseorang dibuat oleh diri sendiri. “Kasihan sebenarnya, tapi ya sudahlah itu kan nasibnya dia gitu, karena nasib itu kan dibikin oleh diri sendiri guys, bukan sama orang lain, bukan sama Tuhan, oke?” Ia menegaskan bahwa nasib itu diukir oleh perilaku dan ucapan kita sendiri.
Persoalan dengan Keluarga Mantan Suami
Di akhir tahun 2025, hubungan antara Inara Rusli dengan keluarga mantan suaminya, Virgoun, kembali memanas. Hal ini terjadi setelah kisruh pernikahan siri Inara dengan Insanul Fahmi yang menjadi sorotan publik. Di mana, Inara Rusli telah menikah secara agama dengan Insanul Fahmi, namun ternyata suami sah dari konten kreator Wardatina Mawa.
Hujatan pun datang kepada Inara Rusli setelah status asli pernikahan Insanul Fahmi dengan Wardatina Mawa terbongkar. Masalah ini melebar hingga Virgoun memutuskan untuk mengasuh sementara anak-anaknya di tengah permasalahan Inara Rusli.
Eva Manurung, ibunda Virgoun, menyampaikan bahwa putranya berencana mengambil hak asuh anak yang berdasarkan putusan Pengadilan Agama (PA) Jakarta Barat berada di tangan Inara Rusli. “Oh iya dong (ambil hak asuh anak), sekuat tenaga,” kata Eva Manurung dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Rabu (31/12/2025).
Eva menilai hadirnya sosok laki-laki lain di rumah Inara Rusli membuat cucu pertamanya merasa tidak nyaman. “Inget ya, itu ada cucu saya yang masih remaja, dengan hadirnya laki-laki lain di rumah, sudah tidak nyaman,” tegas wanita paruh baya tersebut.
Tidak hanya itu, perlakuan kasar Inara Rusli kepada cucu-cucunya juga sempat dibeberkan oleh Eva Manurung. “Inara itu kan kalau mukulin anak kan kayak mukulin maling, rambutnya diginiin (ikat) diseret dari tangga kok,” ungkap mantan kekasih aktor Jordan Ali tersebut. Eva menegaskan bahwa dirinya memiliki bukti dari apa yang diungkapnya tersebut. “Kenapa mau memungkiri? Buka CCTV yang dulu,” tandasnya.
Komentar Lita Gading tentang Sikap Inara Rusli
Nama Inara Rusli bukan kali ini saja viral hingga menjadi topik hangat perbincangan publik. Di tahun 2022 lalu, mantan member girl band Bexxa itu juga sempat menjadi sorotan publik saat mengungkap isu dugaan perselingkuhan Virgoun dengan sosok wanita bernama Tenri Anisa. Rumah tangga Inara dan Virgoun yang dibina sejak tahun 2014 itu pun kabarnya kandas setelah hadirnya orang ketiga di antara mereka.
Tiga tahun berselang kisah serupa kembali menghampiri aktris 32 tahun itu. Namun kali ini Inara Rusli justru dituduh sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Insanul Fahmi dengan wanita yang akrab disapa Mawa tersebut. Hal tersebut kini mendapat perhatian dari Lita Gading, seorang psikolog sekaligus mantan aktris era tahun 2000-an.
Menurut Lita, seseorang yang pernah tersakiti di masa lalu seharusnya tidak menyakiti orang lain. “Coba dong seharusnya ya, secara psikologis nih, kalau orang pernah disakiti, harusnya dia tidak menyakiti orang lain, seharusnya seperti itu,” kata Lita Gading dikutip dari Instagram @lita.gading, Selasa. Ia menduga Inara melakukan hal tersebut lantaran masih menyimpan dendam. “Tapi ini kok malah terbalik, malah menyimpan dendam untuk melimpahkan kemarahan itu kepada orang lain dengan hal yang serupa yang gak bisa kayak gitu,” imbuh mantan bintang sinetron Intan itu.
Atas hal itu, Lita menilai cara berpikir Inara Rusli belum cukup dewasa dalam menghadapi permasalahan hidupnya. “Itu tandanya tidak dewasa belum dewasa cara berpikir dan bertindaknya,” pungkasnya.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












