DailyBandung.com – Paris memang terkenal dengan mobil-mobil berkualitas yang diproduksi di sana. Salah satu produsen mobil ternama asal Prancis, Renault, juga memiliki sejarah panjang dalam menciptakan mobil-mobil tangguh dan bertenaga. Salah satu model yang pernah menjadi impian para pria di Eropa adalah Renault 5 Turbo dan Turbo 2 pada tahun 80-an. Kini, Renault siap menghadirkan kembali model ikonik tersebut dengan versi terbaru yang lebih modern dan inovatif.
Renault 5 Turbo 3E bukan hanya sekadar restomod dari model legendaris tersebut. Dengan teknologi listrik yang digunakan, mobil ini diklaim lebih lincah dan bertenaga daripada pendahulunya. Bahkan, ia juga dikategorikan sebagai mini-supercar karena memiliki spesifikasi teknis yang mengesankan, dengan daya maksimum hingga 540 HP dan mampu mencapai kecepatan 0 hingga 100 km/jam dalam waktu kurang dari 3,5 detik.
Dengan rasio panjang/lebar minimum sebesar 2,01, Renault 5 Turbo 3E juga dikategorikan sebagai supercar, namun dalam format hot hatch yang lebih kompak. Mobil ini dibangun di atas platform khusus yang disesuaikan dengan ambisi dan kinerjanya, dan berada di samping Renault 5 E-Tech listrik dan Alpine A290 sebagai mobil sport mini dari Renault Group.
Meski memiliki kesamaan dengan model-model Renault 5 lainnya, Renault 5 Turbo 3E memiliki dimensi yang sedikit berbeda. Kaca depannya dipindahkan ke belakang dan jarak sumbu roda diperpanjang, sehingga mencapai dimensi yang benar-benar mengesankan. Namun, mobil ini tetap mempertahankan citra model orisinal dengan desain lampu utama persegi yang dilengkapi dengan teknologi LED.
Sementara itu, powertrain yang digunakan oleh Renault 5 Turbo 3E adalah teknologi 800V dengan baterai 70kWh. Mobil ini juga dilengkapi dengan motor ganda yang mampu menghasilkan daya 540 HP dan torsi 4.800 Nm. Dengan jangkauan hingga 400 km, mobil super-mini ini terlihat sangat sempurna. Siapa bilang mobil cepat harus berjalan berdekatan? Dengan Renault 5 Turbo 3E, Anda dapat menikmati kecepatan dan performa yang luar biasa, tanpa mengorbankan jarak tempuh yang jauh.












