Astra Honda Racing Team (AHRT) telah mempersiapkan diri untuk melanjutkan dominasi mereka dalam kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) pada musim 2026. Tim yang di bawah binaan PT Astra Honda Motor (AHM) akan menghadapi tantangan berat dengan skuad yang terdiri dari lima pembalap andalan.
Perjalanan AHRT dimulai pada seri pembuka ARRC 2026, yang akan digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada tanggal 10 hingga 12 April 2026. Dalam kompetisi ini, AHRT mengirimkan lima pembalap yang akan berlaga di tiga kategori berbeda, yaitu Asia Production 250 (AP250), Supersport 600 (SS600), dan Asia Superbike (ASB) 1000.
Daftar pembalap AHRT terdiri dari:
Mohammad Adenanta Putra yang akan bertanding di kelas ASB1000
Herjun Atna Firdaus dan Fadillah Arbi Aditama di kelas SS600
* Rheza Danica Ahrens dan Muhammad Badly Ayatullah di kelas AP250

Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, menegaskan bahwa partisipasi AHRT dalam ARRC 2026 bukan hanya sekadar ikut serta dalam kompetisi. Namun, ini juga menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan pembalap Indonesia di tingkat internasional sekaligus meningkatkan reputasi bangsa.
“Ajang balap Asia ini menjadi panggung bagi potensi anak bangsa baik sebagai pembalap maupun tim dalam menyetel motornya agar bisa tampil maksimal di Asia,” ujarnya.
Dominasi AHRT dalam ARRC, yang telah berlangsung sejak tahun 1996, terlihat jelas. Contohnya adalah pada musim 2025, Fadillah Arbi Aditama berhasil melanjutkan tradisi dengan meraih gelar juara Asia di kelas AP250. Kemenangan ini diraih setelah hasil seri terakhir ARRC 2025 di Sirkuit Buriram, Thailand, bulan Desember lalu.
Kemenangan Arbi memperkuat kesuksesan motor CBR250RR sebagai salah satu motor terbaik sejak pertama kali diperkenalkan. Tradisi ini dimulai oleh Gerry Salim pada tahun 2017, dilanjutkan oleh Rheza Danica pada tahun 2018 dan 2023, serta Herjun Atna Firdaus pada tahun 2024.
Pada musim 2025, Arbi bersama CBR250RR mampu menyumbangkan total 8 podium dari 12 balapan yang digelar di kelas AP250.
Untuk musim 2026, Arbi memilih untuk naik kelas ke SS600. Di kategori ini, ia akan bergabung dengan Herjun Atna Firdaus, yang sebelumnya sukses di kelas AP250 2024.
“Saya antusias menjalani official test dalam putaran perdana kelas SS600. Saya juga telah menjalani sesi latihan bersama tim pada bulan Januari lalu dengan hasil yang cukup baik dan optimal. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim dan Indonesia,” kata Arbi.
Sementara itu, M. Adenanta Putra menjadi satu-satunya pembalap AHRT di kelas tertinggi, ASB1000. Sebelumnya, ia pernah bersaing di kelas AP250 selama satu musim dan di kelas SS600 selama tiga musim.
Bagi Herjun Firdaus, kehadiran Arbi di tim dan kategori yang sama pada musim ini justru menjadi motivasi ekstra, bukan tekanan.
“Saya tidak merasa ada tekanan karena Arbi adalah rekan setim saya. Fokus saya selalu tertuju pada balapan saya sendiri. Namun, melihat dampak yang ditimbulkan oleh Adenanta tahun lalu, terutama hasil yang begitu gemilang, memotivasi saya lebih dari apa pun,” katanya.
“Hal itu menunjukkan apa yang bisa dicapai dengan motor Honda. Saya masih harus banyak belajar, dan saya ingin terus berkembang agar bisa menyamai level itu,” tambahnya.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












