KPK Kembali Menahan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mencabut status tahanan rumah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut pada Senin (23/3/2026) malam. Akibatnya, tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tersebut kembali dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Sebelumnya, Gus Yaqut ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK sejak 12 Maret 2026 setelah gugatan praperadilannya ditolak.
Pengalihan penahanan ini dilakukan oleh KPK dan disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Ia menjelaskan bahwa pengalihan ini bukan karena kondisi darurat kesehatan, melainkan murni untuk mengakomodasi permohonan dari pihak keluarga yang diajukan pada Selasa (17/3/2026). Meski kini menjalani penahanan di luar sel rutan, KPK tetap memberlakukan pengawasan melekat dan pengamanan ketat sesuai dengan ketentuan KUHAP.
Sebelum dipindahkan kembali ke sel tahanan, Gus Yaqut menjalani serangkaian prosedur medis. Saat ini, ia terpantau berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polri untuk memastikan kondisi fisiknya sebelum dieksekusi ke Rutan. Proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter masih berlangsung di RS Bhayangkara TK. I.R Said Sukanto, Jakarta Timur. Pihak lembaga antirasuah meminta publik untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan kesehatan tersebut selesai dilakukan oleh tim dokter kepolisian.
KPK memastikan bahwa penyidikan kasus yang menyeret mantan tokoh GP Ansor ini akan terus digenjot hingga tuntas. Target utamanya adalah segera melimpahkan berkas perkara ke tahap penuntutan atau persidangan. “Kami pastikan penyidikan perkara akan terus berprogress sesuai mekanisme dan ketentuan perundangan yang berlaku, untuk melengkapi berkas penyidikannya dan segera limpah ke tahap penuntutan,” pungkasnya.
Kritikan terhadap KPK
Meski begitu, kritikan tajam tetap dialamatkan ke KPK, termasuk dari Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahaean. Ia menilai pimpinan KPK telah menghancurkan lembaga yang pernah sangat ditakuti dan harum namanya di Indonesia. Ferdinand menyebutkan awal pembentukan KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi yang sangat super bodi serta extraordinary yang menangani kejahatan luar biasa.
“Sekarang namanya hancur lebur KPK baru saja membuat rekor baru memberikan fasilitas saya harus menyebutnya fasilitas tahanan rumah kepada mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas,” kata Ferdinand dikutip dari instagram pribadinya, Senin (23/3/2026).
Ia mengingatkan hal itu merupakan sejarah KPK yang menghancurkan nama lembaga tersebut. “Saya sangat miris dan saya sangat ingin kelak menjadi pimpinan KPK untuk menghancurkan bandit-bandit yang memasuki KPK selama ini,” ujar Ferdinand.
Bila menjadi pimpinan KPK, Ferdinand mengaku ingin membuat lembaga itu bersih dan ditakuti. “Tidak seperti sekarang KPK telah menjadi alat politik dan bisa diajak kompromi, bisa diajak kerjasama, bisa diajak macam-macam. Ini adalah fakta,” katanya.
“Pimpinan menghancurkan nama besar KPK yang pernah harum di zaman awal KPK dibentuk sekarang benar-benar menjadi lembaga yang tak berguna sama sekali,” tegasnya.
Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus korupsi kuota haji musim 2023-2024 ini menjadi sorotan publik karena diduga merugikan keuangan negara hingga Rp 622 miliar. Sebelumnya, suasana di kediaman Gus Yaqut di Mahkota Residence, Condet, sempat tegang pada pukul 19.30 WIB malam. Petugas keamanan setempat menutup rapat gerbang akses utama saat isu penjemputan paksa oleh tim penyidik mulai merebak ke publik.
KPK menjamin penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjeratnya akan tetap berlanjut tanpa hambatan. Saat ini, kata Budi, KPK tengah berfokus mengebut penyelesaian berkas perkara agar tersangka bisa segera diseret ke meja hijau. “Pengalihan jenis penahanan ini kami pastikan tidak menghambat proses penyidikan. Kami akan segera melengkapi berkas penyidikannya agar bisa segera limpah ke tahap penuntutan,” kata Budi kepada wartawan, Minggu (22/3/2026).
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












