dailybandung.com – JAKARTA – Meta Platforms, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, mengumumkan pada Senin (29/11) bahwa Dana White, CEO dan Presiden Ultimate Fighting Championship (UFC), akan bergabung dengan dewan direksi mereka. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan dan spekulasi mengenai tujuan Meta dalam mengambil langkah tersebut.
White adalah salah satu dari tiga tambahan baru di dewan Meta, bersama dengan John Elkann, CEO Exor dan ketua Stellantis dan Ferrari, dan investor teknologi Charlie Songhurst. Dengan bergabungnya ketiga pebisnis tersebut, diharapkan akan menambah kedalaman keahlian dan perspektif yang dapat membantu Meta mengatasi peluang besar di masa depan dengan AI, perangkat wearable, dan masa depan koneksi manusia.
“Dana, John, dan Charlie akan menambah kedalaman keahlian dan perspektif yang akan membantu kami mengatasi peluang besar di masa depan dengan AI, perangkat wearable, dan masa depan koneksi manusia,” kata CEO Meta, Mark Zuckerberg, dalam sebuah pernyataan.
Ketiga pebisnis tersebut bergabung dengan Zuckerberg, pemodal ventura Marc Andreessen, salah satu pendiri dan CEO Dropbox Drew Houston, Presiden dan CEO Broadcom Hock Tan, dan salah satu pendiri dan CEO DoorDash Tony Xu di dewan, di antara yang lainnya. Dengan kehadiran mereka di dewan, diharapkan Meta dapat mengembangkan strategi bisnis baru dan memperluas jaringan serta pengaruh perusahaan.
“Saya tidak pernah tertarik untuk bergabung dengan dewan direksi sampai saya mendapat tawaran untuk bergabung dengan dewan Meta,” kata White dalam sebuah pernyataan. “Saya sangat percaya bahwa media sosial dan AI adalah masa depan,” tambahnya.
“Saya sangat senang bergabung dengan tim yang luar biasa ini dan mempelajari lebih lanjut tentang bisnis ini dari dalam,” ia melanjutkan. “Tidak ada yang lebih saya sukai daripada membangun merek, dan saya berharap dapat membantu membawa Meta ke tingkat berikutnya.”
Dana White Siap Bergabung dengan Meta
Penunjukan Dana White sebagai anggota dewan direksi Meta menimbulkan pertanyaan dan spekulasi. Beberapa analis menilai langkah ini sebagai upaya Meta untuk:
1. Memperluas jaringan dan pengaruh: Dana White memiliki koneksi yang luas di dunia olahraga dan hiburan.
2. Meningkatkan citra merek: UFC memiliki basis penggemar yang besar dan loyal.
3. Mengembangkan strategi bisnis baru: Dana White dikenal sebagai pebisnis yang sukses.
Data dan Fakta:
– UFC memiliki lebih dari 700 juta penggemar di seluruh dunia.
– Pendapatan UFC mencapai USD1,14 miliar pada 2023.
Koneksi Politik Dana White
Bos UFC Dana White adalah teman lama dari Presiden Terpilih AS Donald Trump. Dia bergabung dengan sang presiden di Mar-a-Lago pada November lalu untuk menyaksikan hasil pemilihan umum dan berbicara bersama kandidat Republik di atas panggung setelah dia menyatakan kemenangan.
“Tidak ada yang lebih pantas mendapatkan ini daripada dia, dan tidak ada yang lebih pantas mendapatkan ini daripada keluarganya,” kata White saat itu.












