Perjalanan Kembali ke Akar Cerita Danur: Road to Danur: The Last Chapter
MD Pictures bersama Jurnal Risa menggelar acara bertajuk ‘Road to Danur: The Last Chapter’ di Bandung, Jawa Barat. Acara ini menjadi momen penting menjelang penayangan film Danur: The Last Chapter yang akan dirilis pada 18 Maret 2026. Bandung dipilih sebagai tempat perayaan karena kota ini adalah awal dari kisah Risa Saraswati dan sahabat-sahabat gaibnya.
Acara ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga momen napak tilas bagi para pemeran dan kreator film yang telah mempersembahkan kisah ini selama hampir sepuluh tahun. Rangkaian acara dimulai pada hari Rabu (4/3/2026) dengan penelusuran lokasi-lokasi penting dalam kehidupan Risa Saraswati. Para pemeran seperti Prilly Latuconsina, Zee Asadel, Dito Darmawan, serta sutradara Awi Suryadi dan penulis naskah Lele Laila turut serta dalam kegiatan ini.
Penelusuran Jejak Masa Lalu
Risa Saraswati mengajak para pemeran berkeliling kota menggunakan Bandung Tour on Bus (Bandros). Mereka menelusuri lokasi-lokasi yang memiliki makna penting dalam kisah para sahabat gaib Risa, seperti Asih, Canting, Ivanna, dan lainnya. Perjalanan dilanjutkan ke sekolah dasar tempat Risa pertama kali berkenalan dengan Peter cs.
Di lokasi tersebut, tim Jurnal Risa mengajak para pemeran dan kreator untuk mencoba berkomunikasi dengan Peter cs, Canting, serta Asih melalui perantara tim Jurnal Risa. Bagi Awi Suryadi, momen ini menjadi pengalaman pertama setelah sepuluh tahun perjalanan film Danur, di mana ia merasakan langsung pengalaman berbincang secara gaib dengan Peter cs.
Aktivitas Santai dan Penuh Keakraban
Keesokan harinya, suasana dibuat lebih santai melalui Fun Padel Match antara para pemeran dan tim Jurnal Risa. Zee Asadel, Dito Darmawan, dan Prilly Latuconsina berhadapan dengan Risa Saraswati, Riri, serta tim Jurnal Risa lainnya. Aktivitas ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk saling berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih dekat.
Intimate Showcase: Penutup yang Emosional
Rangkaian Road to Danur: The Last Chapter ditutup melalui Intimate Showcase yang digelar di Auditorium Bandung Creative Hub pada Jumat (6/3/2026). Dalam suasana hangat dan penuh haru, Risa Saraswati menyapa para penggemar setia Danur yang telah mengikuti perjalanan kisah ini selama bertahun-tahun.
Pada momen tersebut, Prilly Latuconsina membacakan surat untuk Peter cs sebagai ungkapan terima-kasih karena telah diizinkan memerankan sosok Risa selama hampir sepuluh tahun perjalanan film Danur di layar lebar. “Terima-kasih kalian telah menerimaku memerankan Risa, sahabat yang begitu kalian sayangi,” kata Prilly Latuconsina dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca. “Arti persahabatan yang tidak berhenti oleh waktu, tidak terhalang oleh dunia yang berbeda, salam hangat dariku, sampai jumpa suatu hari nanti,” lanjutnya.
Suasana semakin emosional ketika Risa Saraswati menyampaikan pesan dari Hendrick, salah satu sahabat gaibnya, yang ditujukan kepada Prilly Latuconsina. “Tidak semua menerima film Danur berakhir, tapi saya akan membuat teman-teman saya untuk tidak menangis,” ujar Hendrick melalui perantara Risa Saraswati.
Risa Saraswati juga mengungkapkan perasaannya atas berakhirnya perjalanan Danur di layar lebar. “Enggak ada lagi Prilly sebagai Risa, enggak ada lagi Peter cs di layar ajaib seperti yang mereka bilang,” ucap Risa Saraswati sambil memeluk Prilly.
Penutup yang Menyentuh
Acara penutup juga dimeriahkan oleh penampilan Risa Saraswati yang membawakan beberapa lagu, termasuk “Abdi Teh”, lagu yang telah lama menemani perjalanan Danur sejak film pertamanya tayang pada tahun 2017.
Setelah hampir sepuluh tahun menemani penonton Indonesia, kisah Risa Saraswati dan Peter cs kini akan mencapai akhir perjalanannya melalui film Danur: The Last Chapter. Film ini akan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026 dan siap menjadi salah satu tontonan spesial libur Lebaran bagi penonton Indonesia.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












