Serangan Rudal Iran Mengguncang Tel Aviv, Tujuh Warga Israel Terluka

Serangan Balasan Iran terhadap Israel Terus Berlanjut

Serangan balasan Iran terhadap Israel semakin meningkat, menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Pada Selasa (3/3/2026) malam, sebuah rudal yang dilaporkan ditembakkan dari Iran menghantam wilayah Tel Aviv, menewaskan sedikitnya tujuh warga Israel dan melukai sejumlah orang lainnya.

Media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa rudal tersebut jatuh di kawasan Bnei Brak, yang terletak di sebelah timur Tel Aviv. Ledakan dari rudal ini menyebabkan kerusakan serius pada kendaraan dan bangunan di area tersebut. Tim darurat segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Sebelumnya, otoritas Israel menyatakan bahwa sedikitnya 11 orang tewas akibat serangan rudal balistik dan drone yang diluncurkan Iran dalam beberapa hari terakhir. Serangan ini disebut sebagai respons atas operasi militer yang menargetkan kepemimpinan dan infrastruktur strategis Iran.

Meskipun sistem pertahanan udara Israel berhasil mencegat sebagian besar proyektil yang masuk, beberapa di antaranya tetap menembus pertahanan dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur. Pemerintah Israel mengatakan bahwa operasi militer mereka akan terus berlangsung. Warga sipil di sejumlah wilayah diminta untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan bom dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Situasi keamanan di kawasan masih sangat tegang, dengan potensi eskalasi lebih lanjut di tengah saling serang antara kedua pihak.

Rudal dan Drone Iran Menyerang Bahrain dan Arab Saudi

Selain serangan langsung ke Israel, rudal dan drone Iran juga dilaporkan menyasar negara-negara Arab yang menampung fasilitas AS. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sejumlah staf Pentagon terluka dalam serangan Iran di Bahrain. Dia menambahkan bahwa kondisi dua staf Pentagon yang terluka dalam serangan Iran di Bahrain dalam keadaan stabil.

Dari Arab Saudi, Reuters mengutip dua sumber yang mengonfirmasi bahwa kebakaran terjadi di kedutaan besar AS di Riyadh setelah sebuah ledakan, yang diyakini disebabkan oleh serangan rudal. Kementerian Pertahanan Arab Saudi kemudian mengumumkan bahwa kedutaan besar AS di Riyadh telah diserang oleh dua drone, menurut perkiraan awal.

AS Minta Warganya di Israel Tidak Pulang Lewat Yordania

Untuk wilayah Yordania, Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, mendesak warga Amerika di sana untuk menghindari meninggalkan Israel melalui Yordania saat ini. Hal itu lantaran jadwal penerbangan yang tidak teratur dan jam operasional yang terbatas untuk menyeberangi Jembatan Allenby/King Hussein Yordania.

Dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada warga Amerika di Israel, duta besar menjelaskan bahwa pilihan yang tersedia untuk meninggalkan negara itu sangat terbatas. Dia menjelaskan, pilihan terbaik saat ini adalah menggunakan bus yang diorganisir oleh Kementerian Pariwisata Israel menuju Taba di Mesir, dan kemudian melakukan perjalanan udara dari sana atau menuju Kairo untuk kembali ke Amerika Serikat.

Huckabee menjelaskan bahwa mereka yang ingin menyeberang ke Yordania dapat naik bus ke Eilat, dan kemudian melanjutkan perjalanan secara mandiri dengan taksi ke penyeberangan Wadi Araba. Dia menekankan bahwa rute ini membutuhkan pengaturan individual dan mungkin menghadapi tantangan logistik.

Iran Akan Terus Membalas

Di sisi lain, Iran mengindikasikan akan terus meluncurkan rudal ke aset-aset AS di kawasan Timur Tengah. Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Senin menyatakan bahwa negaranya tidak akan tinggal diam setelah sebuah sekolah dan sebuah rumah sakit diserang di tengah serangan AS-Israel terhadap Republik Islam.

“Serangan terhadap rumah sakit adalah serangan terhadap kehidupan itu sendiri. Serangan terhadap sekolah menargetkan masa depan bangsa,” tulis Pezeshkian di situs web X.

“Dunia harus mengutuk tindakan-tindakan ini,” tambahnya.

“Iran tidak akan tinggal diam dan tidak akan menyerah pada kejahatan-kejahatan ini,” kata dia.


Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *