3 Pernyataan Eks Bupati Sragen Usai Temui Jokowi, Bantah Bahas Politik

Kunjungan Mantan Bupati Sragen ke Rumah Jokowi

Mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (27/2/2026). Pertemuan ini menimbulkan berbagai spekulasi mengenai adanya pembahasan politik antara keduanya. Namun, Untung secara tegas membantah bahwa pertemuan tersebut hanya sebatas silaturahmi antar teman lama.

Pembantahan Terkait Politik

Meski menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Sragen, Untung menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan politik dalam pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk menjalin hubungan persahabatan yang telah terjalin sejak lama. “Tidak ada (pembicaraan) politik. Saya kan teman beliau dari dulu,” ujar Untung kepada awak media.

Ia juga menambahkan bahwa Jokowi merupakan sahabat sejak masa jabatannya sebagai wali kota, gubernur hingga presiden. “Aku kan lama banget (tidak ketemu). Kangen-kangenan zaman dulu, senang-senang,” tambahnya.

Kedatangan dan Penampilan

Dalam kunjungannya, Untung mengenakan setelan kemeja putih lengan panjang dan celana jeans biru. Ia mengaku bahwa ini adalah pertemuan pertamanya dengan Jokowi sejak pensiun sebagai presiden. “Iya, aku jarang banget. Jadi karena sudah tidak tahan rindu, sudah. Boleh dong persahabatan,” katanya.

Hubungan Politik dan Persahabatan

Meskipun kini berada di jalur politik yang berbeda, Untung menegaskan bahwa hubungan persahabatan mereka tetap erat. “Itu maaf itu politik beda dengan sahabat. Sahabat tidak bisa dibeli dengan apa pun. Persahabatan adalah aset yang berharga dan tidak bernilai,” jelasnya.

Untung juga menegaskan bahwa tidak ada pembahasan politik dalam pertemuan tersebut. “Ndak (ada pembahasan politik). Saya politik apa. Saya sudah pensiun. Malah cari duit senang malah,” ungkapnya.

Latar Belakang Untung Wiyono

Untung Sarono Wiyono lahir pada 16 Oktober 1950. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Sragen periode 2001–2011. Selain itu, ia juga menjadi anggota DPRD Jawa Tengah periode 2019–2024 dan kini menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Sragen.

Karier Awal dan Bisnis

Karier Untung dimulai sebagai pekerja selama 12 tahun di bidang minyak dan gas pada perusahaan swasta. Setelah itu, ia memutuskan untuk mendirikan perusahaan sendiri, yang menjadi awal meningkatnya kekayaannya.

Kasus Korupsi APBD Sragen

Menurut informasi yang dihimpun, Untung sempat terjerat kasus korupsi APBD Kabupaten Sragen tahun 2003–2010. Kasus ini bermula dari temuan penyimpangan dana APBD Sragen periode 2003–2010. Dana sebesar Rp29,3 miliar ditempatkan di BPR Djoko Tingkir dan Rp8 miliar di BPR Karangmalang dalam bentuk sertifikat deposito. Namun, deposito tersebut tidak dicatat sebagai investasi daerah.

Aliran dana tersebut kemudian digunakan untuk membiayai kegiatan non-kedinasan Untung Wiyono, termasuk biaya perjalanan ke Thailand dan Rusia, serta recovery fund yang tidak teranggarkan dalam APBD.

Vonis Bebas dan Pembatalan

Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan vonis bebas terhadap Untung pada 21 Maret 2012. Namun, vonis ini dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA). MA menyatakan bahwa Untung terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan menjatuhkan pidana penjara selama tujuh tahun serta denda Rp 200 juta subsidair enam bulan kurungan.

Selain itu, MA juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa uang pengganti senilai Rp 11 milyar. Apabila uang tersebut tidak dibayarkan, maka yang bersangkutan harus menggantikannya dengan penjara selama lima tahun.

Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *