Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh
Menjelang bulan suci Ramadhan, berbagai pihak terlibat dalam aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologis di Kabupaten Bireuen dan Pidie Jaya. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah melalui bantuan berupa paket sembako, Al-Qur’an, seragam sekolah, serta kompor gas.
Bantuan tersebut disalurkan oleh Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih. Aksi ini menjadi simbol kehadiran negara sekaligus wujud solidaritas sosial lintas kementerian di tengah masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri dari dampak banjir dan bencana alam lainnya.
Ketua Seruni Bidang IV, Sri Suparni Bahlil, menyampaikan bahwa kehadiran Seruni Kabinet Merah Putih di Aceh merupakan bentuk empati dan solidaritas mendalam terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa duka yang dirasakan masyarakat Aceh adalah duka kita bersama.
“Kepedulian dan doa kami senantiasa menyertai proses pemulihan pascabencana,” ujar Sri Suparni Bahlil dalam sambutannya di Banda Aceh, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu, tenaga, dan kesabaran. Namun dengan semangat kebersamaan serta gotong royong yang kuat, masyarakat Aceh diyakini mampu bangkit dan menata kembali kehidupan mereka secara lebih kokoh.
Dalam kegiatan tersebut, Seruni Kabinet Merah Putih menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar dan keagamaan, antara lain:
- 400 paket sajadah
- 400 paket mukena
- 400 paket sarung
- 400 paket Al-Qur’an
- 700 paket seragam sekolah untuk anak-anak terdampak bencana di Pidie Jaya
Untuk Kabupaten Bireuen, bantuan yang disalurkan meliputi:
- 5 ekor sapi untuk TP PKK Provinsi Aceh
- 3 ekor sapi untuk TP PKK Kabupaten Bireuen
- 500 paket kompor gas beserta tabung gas untuk Bireuen
- 1.000 pasang seragam sekolah untuk Provinsi Aceh
- 100 meja belajar dan 300 tas sekolah
- Fasilitas internet Starlink guna mendukung industri kecil di Kabupaten Bireuen
Selain itu, Seruni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut menyerahkan 1.566 paket kompor gas lengkap dengan regulator dan tabung gas 5,5 kilogram guna membantu kebutuhan rumah tangga masyarakat yang terdampak banjir.
Dukungan Lintas Kementerian
Dukungan lintas kementerian semakin memperkuat aksi kemanusiaan ini. Berbagai kementerian dan lembaga memberikan bantuan, antara lain:
- Kementerian Pekerjaan Umum menyalurkan bantuan berupa dua unit toilet portabel (masing-masing lima bilik), 1.000 paket Ramadhan, satu unit sumur bor, serta satu unit hidran umum.
- Kementerian Kelautan dan Perikanan
- Kementerian Perindustrian
- Kementerian Lingkungan Hidup
- Kemenpora
- Bappenas
- Sekretariat Seruni
Hadirnya Tokoh Nasional dan Daerah
Kegiatan ini juga turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, seperti:
- Sri Suparni Bahlil (Istri Menteri ESDM)
- Ernawati Trenggono (Istri Menteri KKP)
- Leomongga Kartasasmita (Istri Menteri Perindustrian)
- Irma Dodi Hanggodo (Istri Menteri Pekerjaan Umum)
- Sulikah Hanif (Istri Menteri Lingkungan Hidup)
- Ida Praktikno (Istri Menko PMK)
- Jajaran TP PKK Aceh dan Kabupaten Bireuen
Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, menyampaikan bahwa kehadiran Seruni Kabinet Merah Putih bersama BPMA di Bireuen dan Pidie Jaya merupakan bentuk nyata kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana hidrometeorologis, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
Menurut Marlina, bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga dampak psikologis dan sosial yang mendalam bagi masyarakat, khususnya perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya.
Oleh karena itu, kehadiran berbagai elemen bangsa untuk memberikan dukungan moril dan bantuan nyata menjadi sangat penting dalam mempercepat proses pemulihan.
“Musibah yang dialami masyarakat Bireuen dan Pidie Jaya bukan hanya kehilangan harta benda, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan hidup. Karena itu, kehadiran kita di sini bukan sekadar menyerahkan bantuan, melainkan juga memastikan bahwa mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Marlina Muzakir.
Apresiasi dari BPMA
Sementara itu, Kepala BPMA Nasri Djalal menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Seruni Kabinet Merah Putih ke Aceh. Menurutnya, kehadiran para anggota Seruni memberikan semangat besar bagi BPMA dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.
“Suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi kami seluruh pegawai BPMA mendapat kunjungan dari ibu-ibu menteri yang tergabung dalam Seruni Kabinet Merah Putih. Kunjungan ini memberi semangat luar biasa bagi kami dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar Nasri.
Ia menjelaskan bahwa sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015, BPMA berada di bawah Menteri ESDM serta bertanggung jawab kepada Gubernur Aceh dan Menteri ESDM. Oleh karena itu, koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas BPMA sebagai unit eselon I.
Nasri Djalal juga memberikan apresiasi khusus atas dedikasi para anggota Seruni yang tetap hadir di Aceh meskipun di tengah jadwal padat dan perjalanan panjang.
“Kehadiran ibu-ibu Seruni yang membaur langsung dengan masyarakat Aceh yang sedang berduka memberi energi dan harapan besar, tidak hanya bagi warga terdampak, tetapi juga bagi kami yang bertugas di lapangan,” tutupnya.












