Update Terbaru Kasus Pelecehan Mohan Hazian: DM Alya Putri Bikin Model Malaysia Kaget

Skandal Pelecehan Seksual yang Melibatkan Pengusaha Fesyen Mohan Hazian

Skandal dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama pengusaha fesyen, Mohan Hazian, terus bergulir di jagat maya. Berbagai akun media sosial mulai membuka kisah-kisah mengerikan yang melibatkan sang pengusaha. Salah satu yang paling viral adalah cerita dari model Malaysia berinisial UI yang mengungkap modus “sewa kamar” dalam rencana pemotretan brand milik Mohan.

Meski Mohan Hazian membantah keras tuduhan pemerkosaan, buku-bukunya ditarik oleh penerbit. Publik juga menyoroti respons ambigu dari istri Mohan, Alya Putri, yang dinilai tidak peka terhadap keluhan para korban.

Kronologi Percakapan ‘Modus’ Sewa Kamar

Seperti yang dilaporkan oleh beberapa sumber, UI membagikan kronologi lengkap bagaimana Mohan mencoba menjeratnya dalam situasi yang tidak profesional. Semuanya bermula pada Februari 2024 saat keduanya mendiskusikan jadwal projek pemotretan. Awalnya, percakapan berlangsung normal hingga Mohan mulai meluncurkan pertanyaan-pertanyaan tendensius yang membuat UI merasa tidak nyaman.

Mohan mengajak UI untuk minum berdua dan mengajukan pertanyaan soal menyewa kamar dengan dalih “istirahat”. UI merasa tidak nyaman dan memberi teguran keras kepada Mohan. Ia menegaskan bahwa tujuannya hanya untuk keperluan pemotretan, bukan lebih dari itu.

Mendapat teguran, Mohan sempat berdalih bahwa dirinya sedang dalam pengaruh alkohol. Ia juga menawarkan uang kompensasi meskipun proses pemotretan akhirnya dibatalkan oleh UI karena merasa harga dirinya sebagai wanita telah direndahkan.

Pesan Singkat Alya Putri yang Buat Korban Heran

Setelah kejadian tersebut, UI sempat menghubungi istri Mohan, Alya Putri, dengan harapan mendapatkan dukungan atau setidaknya empati sesama perempuan. Namun, respon yang diterima justru membuat model asal Malaysia tersebut tertegun.

Alih-alih terkejut atau mengecam perbuatan suaminya, Alya Putri hanya mengirimkan pesan singkat berupa direkt messager yang sangat datar dan misterius: “You’re a good woman (Kamu wanita baik),” tulis Alya Putri sembari menyematkan emoji hormat.

Respon singkat ini seketika viral dan membuat UI bertanya-tanya. “Respon istrinya cuma begini?” cuit UI di media sosialnya. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak Alya Putri maupun klarifikasi hukum dari Mohan Hazian terkait rentetan pengakuan para model yang merasa dilecehkan secara verbal maupun fisik.

Awal Mula Kasus Dugaan Pelecehan yang Seret Mohan Hazian dan Klarifikasinya

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pengusaha fesyen sekaligus pendiri brand Thanksinsomnia, Mohan Hazian, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Gelombang tudingan ini bermula dari keberanian seorang korban mengungkapkan pengalaman traumatisnya, yang kemudian diikuti oleh pengakuan-pengakuan serupa dari korban lainnya.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Sesi Pemotretan

Kasus ini mencuat setelah akun X (Twitter) @aarummanis mengunggah utas panjang yang menceritakan peristiwa pada Mei 2025. Saat itu, ia bekerja sebagai talent untuk sesi foto dan video brand milik Mohan. Meski proses kerja awalnya berjalan lancar, situasi berubah mencekam saat sesi berakhir.

Mohan diduga mengajak korban masuk kembali ke ruang pemotretan dengan dalih mengajak makan bersama melalui pesanan online. Di sanalah tindakan kekerasan seksual diduga terjadi. Korban mengaku sempat menangis dan memohon sambil menyebut nama ibunya karena ketakutan. Meski akhirnya dibiarkan pulang, peristiwa tersebut meninggalkan luka fisik dan trauma mendalam.

Tudingan Ini Langsung Berdampak Signifikan pada Citra Publik Mohan Hazian

Shira Media, penerbit yang menaungi buku karya Mohan, mengambil langkah tegas dengan menarik seluruh buku sang pengusaha dari peredaran. Pihak penerbit menyatakan dukungannya terhadap penyelidikan yang transparan dan adil demi menegakkan keadilan bagi korban serta menjaga integritas dunia literasi.

Klarifikasi Mohan Hazian: “Saya Bukan Pemerkosa”

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Mohan Hazian akhirnya buka suara melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (10/2/2026). Dalam pernyataan tersebut, Mohan mengakui adanya kesalahan di masa lalu yang berkaitan dengan hubungan asmara (perselingkuhan), namun ia membantah keras tuduhan pemerkosaan.

“Saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapa pun,” tegas Mohan dikutip dari Kompas.com. Mohan menyatakan siap menanggung konsekuensi berupa kehilangan pekerjaan dan kepercayaan publik sebagai bentuk pelajaran hidup. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak menyangkutpautkan keluarganya dalam masalah ini.

Di akhir klarifikasinya, Mohan mengajak publik untuk tetap objektif. “Saya berharap ruang publik dapat melihat persoalan ini secara jernih, adil, dan tidak hanya berdasarkan pada informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya,” pungkasnya.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *