Masa Lalu Lina Jubaedah yang Terkuak
Masa lalu mantan istri Sule, Lina Jubaedah, kembali menjadi sorotan setelah hubungan gelapnya dengan Teddy Pardiyana terungkap kembali. Lina pernah mengungkapkan penyesalannya menikah dengan pria tersebut. Kini, Teddy lagi-lagi menggugat ahli waris untuk dirinya dan anaknya, Bintang, dari anak-anak Sule bersama Lina.
Lina Jubaedah bercerai dari Sule, suami yang merupakan pelawak ternama. Selama 20 tahun menjalani kehidupan rumah tangga, ia memutuskan meninggalkan Sule dan mengajukan gugatan perceraian. Meskipun selama menikah mereka telah melewati berbagai suka dan duka, akhirnya pernikahan tersebut hancur. Tak lama setelah perceraian, Lina menikah lagi dengan Teddy Pardiyana pada tahun 2019. Dari hasil pernikahan tersebut lahir seorang anak bernama Bintang.
Namun, setelah enam tahun berlalu, Sule menyebut bahwa mantan istrinya itu berselingkuh. Ia tidak menyalahkan sang mantan istri, tetapi menegaskan bahwa Lina dulu berselingkuh dan menggugat cerainya. Setelah kehadiran Teddy, harta warisan tak henti menjadi pembahasan. Teddy ngotot menggugat ahli waris agar namanya turut dimasukkan.
Teddy Sering Berbohong, Bikin Lina Menyesal
Pak Ecet, sopir pribadi sekaligus orang kepercayaan Lina semasa hidup, membongkar tabiat Teddy Pardiyana yang berbeda dari kesan awal. Ia mengatakan bahwa Teddy awalnya tampak baik-baik saja, tetapi seiring berjalannya waktu, sikap tersebut berubah. Pak Ecet menyebut almarhumah mulai merasakan hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan awalnya. “Eh tahu-tahunya ke sininya begini. Banyak bohongnya,” lanjutnya.
Menurut Pak Ecet, Lina sering menjadi pihak yang dirugikan dalam hubungan tersebut. Ia menegaskan bahwa almarhumah menyadari sendiri bahwa dirinya sering tidak mendapatkan kejujuran. “Jadi, Ibu sebenarnya banyak dibohongin lah, banyak dibohongin,” katanya.
Saat disinggung lebih lanjut mengenai bentuk kebohongan yang dimaksud, Pak Ecet mengungkap bahwa almarhumah sempat menaruh penyesalan, meski tidak pernah mengungkapkannya secara terbuka kepada orang lain. “Kadang-kadang ibu juga suka bilang gitu. Jadi, ya agak nyesal (menikah) gitu.” Cuma dia mah enggak bilang ke siapa-siapa, cuma bilang ke saya aja,” pungkasnya.
Sule Sentil Uang Titipan
Sempat mereda, ketegangan antara Sule dengan suami mendiang Lina Jubaedah yakni Teddy Pardiyana kembali memuncak. Situasi itu terjadi setelah Teddy Pardiyana mengusut status ahli waris anak perempuannya atas Almarhumah Lina Jubaedah. Keluarga Sule termasuk keempat anaknya jadi pihak termohon dalam urusan perdata di Pengadilan Agama Bandung yang diinisiasi oleh pihak Teddy Pardiyana.
Gerah menghadapi urusan tersebut, Sule balik menyentil Teddy Pardiyana. Ia mengungkit adanya harta berupa uang titipan milik anaknya, Rizky Febian yang tercampur di dalam harta mendiang Lina Jubaedah. Pria bernama asli Sutisna itu membeberkan rincian aliran dana tersebut. Menurut Sule, Rizky Febian sempat menitipkan uang hasil kerja kerasnya kepada sang ibunda semasa hidup, nominalnya mencapai Rp 5 miliar.
Di pernyataan ini, ada titipan dari almarhumah uang Iky (Rizky Febian) sebesar 5 miliar. Uang tunai tersebut kemudian diubah bentuknya menjadi aset properti yang kini menjadi objek sengketa. “Nah, yang 5 miliar itu dari surat pernyataan, 2 miliar dibelikan kos-kosan, selebihnya tanah dan juga rumah di Bandung Villa Indah,” jelas Sule merinci.
Sule menekankan bahwa aset-aset tersebut, terutama kos-kosan 32 pintu yang selama ini menjadi polemik, adalah mutlak milik Iky. Ia menegaskan bahwa itu bukan harta bersama Lina dan Teddy. “Itu uang Iky mutlak. Uang Iky yang dititipkan sama almarhumah,” tegas sang komedian.
Sule juga mengungkap bahwa dokumen-dokumen penting, termasuk sertifikat kos-kosan dan ruko yang disimpan dalam safety box bank milik Lina, disebut telah raib. Hal tersebut diketahui saat Putri Delina mendatangi pihak bank untuk mengurus aset peninggalan sang ibunda. “Balikin sertifikat, surat Panyawangan, surat ruko. Ya kita mau nuduh ke siapa? Orang safety box yang megang dia (Teddy) kok,” sindir Sule.
Duduk Perkara Gugatan Kontensius Teddy Pardiyana
Konflik antara keluarga Sule dan Teddy mulai mencuat usai Lina Jubaedah meninggal dunia pada awal Januari 2020. Sejak saat itu, hubungan keduanya kerap diwarnai ketegangan. Bahkan, Teddy sempat terseret kasus dugaan penggelapan aset peninggalan Lina hingga menjalani proses hukum, sebelum akhirnya dinyatakan bebas pada 2024.
Meski persoalan hukum sebelumnya telah berlalu, hubungan keduanya kembali memanas. Teddy kini menempuh langkah hukum dengan mengajukan permohonan penetapan ahli waris untuk anaknya ke PA Bandung. Kuasa hukum Teddy, Wati Trisnawati, menegaskan bahwa perkara tersebut bukanlah gugatan pembagian harta warisan. “Sebetulnya ini bukan gugatan, jadi permohonannya adalah permohonan ahli waris kontensius. Karena ini konteksnya yang kami mohonkan itu tidak ada objek hartanya, jadi lebih ke penetapan ahli warisnya.”
Fokus utama Teddy adalah kepastian status hukum sang anak. “Kalau keinginan dari Pak Teddy sendiri yang pertama bahwa anaknya, Bintang, itu sah ya atau mempunyai legalitas menjadi ahli waris dari almarhumah.” “Yang kedua, ini kan memang dari almarhumah meninggal dunia kan hampir enam tahun ya, belum dibuat seperti waris atau apa pun. Jadi lebih ke legalitas saja. Target Pak Teddy seperti itu,” tutur Wati.
Wati kemudian menyinggung adanya pernyataan yang menyebut Bintang bukan bagian dari saudara kandung anak-anak Lina lainnya. Hal itulah yang mendorong pihak Teddy menempuh jalur hukum. “Intinya, kedua orang ini ingin ditetapkan sebagai ahli waris almarhumah. Jadi bukan mengenai harta, tapi lebih fokus pada legalitas.” “Sebab, saya mendengar ada pernyataan bahwa Bintang bukan adik dari kakak-kakaknya. Untuk memberikan kepastian hukum, maka kami ajukan permohonan ini,” tutup Wati.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."












