Denada Akui Ingin Bertemu Ressa Tanpa Kamera: Mau Peluk Anak Kandung

Denada Berupaya Memperbaiki Hubungan dengan Ressa

Denada, penyanyi ternama Indonesia, kini tengah berusaha memperbaiki hubungan dengan Ressa Rizky Rossano. Setelah sebelumnya mengakui bahwa Ressa adalah anak kandungnya, ia kini menunjukkan keinginan untuk bertemu langsung dengan putranya dan membicarakan segalanya secara tatap muka.

Upaya Denada untuk Bertemu Langsung

Menurut perwakilan Manajemen Denada, Risna Ories, pihaknya mendukung langkah Denada untuk melakukan pertemuan dengan Ressa. “Manajemen mendorong Denada sekali untuk bertemu lah, dan dia tuh juga pengin banget ketemu, pengin peluk,” ujar Risna dalam wawancara yang diunggah di YouTube Intens Investigasi, Sabtu (7/2/2026).

Risna menegaskan bahwa pihak manajemen saat ini juga turut mendukung agar pertemuan antara Denada dan Ressa bisa terwujud. “Intinya manajemen mendukung sekali dan mendorong Dena untuk segera bertemu,” tambahnya.

Peran Manajemen dalam Proses Ini

Meski begitu, Risna dan tim manajemen tidak ingin terlalu ikut campur dalam masalah pribadi Denada dan Ressa. Menurut Risna, masalah tersebut sudah masuk ke ranah pribadi. “Cuman kan balik lagi ini areanya area pribadinya, jadi aku nggak mau ikut campur terlalu dalam,” katanya.

Namun, Risna memastikan bahwa Denada telah mencoba menghubungi Ressa untuk menjajaki pertemuan. “Kalau Dena cerita curhat iya (pengin ketemu), tapi kan ya itu bukan untuk konsumsi publik juga sih,” ujarnya.

Latar Belakang Ressa sebagai Anak Kandung Denada

Ressa sebelumnya menyampaikan pengakuan mengejutkan bahwa dirinya merupakan anak kandung dari Denada. Usut punya usut, Ressa sejak berusia 10 hari dititipkan kepada bibi Denada, Ratih dan paman Denada, Dino Rossano Hansa, yang juga merupakan adik kandung Emilia Contessa, ibu Denada.

Ressa mengaku merasa ditelantarkan oleh Denada selama 24 tahun ini. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa ia mengajukan gugatan perdata senilai Rp7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur.

Permintaan Maaf Denada

Melalui unggahan di Instagram pada Senin (2/2/2026), Denada muncul meminta maaf secara terbuka dan mengakui Ressa Rizky Rosano sebagai anak kandungnya. “Untuk anakku Ressa Rossano,” tulis Denada dalam kolom captions.

Dalam postingannya, Denada membuka salam dengan nada sayu dan mengucapkan permohonan maaf pada sang buah hati. “Assalamualaikum. Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya,” buka Denada.

Selain itu, Denada juga mengucapkan permohonan maaf pada Ressa. Ia mengungkap alasan telah menelantarkan Ressa sejak bayi. “Dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya, dari mulai dia masih bayi.”

Ia mengaku kondisi psikis yang belum layak menjadi penyebab menitipkan anaknya ke saudara almarhum ibunda. “Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak. Saya juga ingin minta maaf kepada Ressa,” jelas Denada.

Penutup Permintaan Maaf

Penyanyi yang kini menjamah dunia olahraga zumba tersebut mengaku khilaf baru sekarang mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. “Karena baru saat ini setelah sekian lama. Baru saat ini memberitahu Ressa bahwa Ressa adalah anak kandung saya.”

“Itu adalah kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya. Dan saya minta maaf.” Denada juga berharap Ressa mau memaafkan dan menerima dirinya sebagai ibu kandung.

“Dan dengan keadaan saya masih harus banyak belajar, untuk menjadi ibu yang sesuai harapan anak-anak saya,” imbuhnya.

Denada juga menyebut nama sang ibunda, Emilia Contessa, dan meminta maaf pada almarhumah serta adik-adiknya atas kegaduhan yang dibuat. “Saya juga minta maaf pada almarhum mamah, dan saya juga minta maaf kepada semua adik-adik saya. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa dan khilaf saya, Amin yaRabbal alamin. Demikian, terima kasih. Assalamualaikum,” tutup Denada.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *