Budaya  

11 Istilah Keluarga dalam Bahasa Thailand

Kumpulan Panggilan Anggota Keluarga dalam Bahasa Thailand

Film, drama, dan budaya dari negara Thailand memang masih menjadi kegemaran masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Ketika sudah terbiasa mendengar obrolan berbahasa Thailand melalui film dan drama, tentu akan membuat kamu menjadi lebih familiar dengan sebutan mereka untuk satu sama lain terlebih pada keluarga.

Nah, ada beberapa panggilan untuk anggota keluarga dalam bahasa Thailand yang bisa kamu pelajari. Berikut adalah kumpulan panggilan anggota keluarga dalam bahasa Thailand yang kamu pelajari.

1. Panggilan untuk mama dan papa sebagai orangtua



Orangtua dalam bahasa Thailand disebut พอแม (phx mæ). Nah, dalam bahasa Thailand untuk memanggil mama dan papa ada sebutannya tersendiri. Mama punya panggilan แม (mæ), lalu untuk papa dipanggil dengan พอ (phx).

2. Panggilan untuk kakek berbeda dari sisi mama dan papa



Panggilan dalam bahasa Thailand untuk kakek itu berbeda antara kakek dari mama dan kakek dari papa. Kalau kakek dari pihak mama disebut dengan ตา (taa). Sementara itu, kakek dari pihak papa dipanggil dengan ป (pu).

3. Panggilan untuk nenek dari sisi mama dan papa



Sama dengan penyebutan kakek, nenek dari pihak mama dan nenek dari papa juga ada panggilannya tersendiri. Nenek dari mama dipanggil dengan ยาย (yay), sedangkan nenek dari papa dipanggil ยา (ya).

4. Panggilan untuk kakek dan nenek buyut



Nah, untuk kakek dan nenek buyut penyebutannya hanya dengan satu kata saja. Dalam bahasa Thailand itu ทวด (thwd). Cara pengucapannya ‘thuuat’.

5. Panggilan untuk suami



Ada dua versi panggilan suami dalam bahasa Thailand, para istri bisa memanggilnya dengan versi mesra dan versi kasual. Nah, panggilan mesra untuk suami ialah สาม (saa-mii). Sementara itu, panggilan versi kasualnya ialah ผว (phuua).

6. Panggilan untuk istri



Tidak hanya suami, panggilan istri dalam bahasa Thailand juga ada dua versi, nih. Panggilan istri yang formal biasanya disebut dengan ภรรยา (phan-ra-yaa) dan panggilan mesranya ialah เมย (miia).

7. Panggilan untuk anak laki-laki dan anak perempuan



Panggilan untuk anak dalam bahasa Thailand biasanya disebut dengan ลก (luuk). Untuk panggilan anak laki-laki dan perempuan, ada tambahan kata di belakang setelah kata ‘luk’. Anak laki-laki itu dipanggil ลกชาย (luk-chaai) dan anak perempuan dipanggil ลกสาว (luk-saw).

8. Panggilan untuk kakak perempuan dan kakak laki-laki



Pada umumnya panggilan untuk kakak cukup dengan kata พ (phi) saja. Namun, untuk kakak perempuan, biasanya orang Thailand akan memanggil dengan sebutan พสาว (phi saw) dan kakak laki-laki dengan พชาย (phi chay).

Nah, tetapi ada yang unik. Panggilan untuk kakak perempuan dan laki-laki pada orang keturunan Thai-Tionghoa itu berbeda. Panggilan untuk kakak perempuan itu เจ (jee) dan เฮย (hiia) untuk kakak laki-laki.

9. Panggilan untuk adik perempuan dan adik laki-laki



Adik dalam bahasa Thailand disebut dengan นอ (nxng). Untuk adik perempuan dipanggil dengan นองสาว (nxng saw) dan นองชาย (nxng chay) untuk adik laki-laki. Dalam tulisan Latin, nxng dibaca dengan noong.

10. Panggilan untuk cucu perempuan dan cucu laki-laki



Untuk cucu perempuan dan laki-laki, ada penyebutannya tersendiri. Cucu perempuan dipanggil dengan หลานสาว (hlan saw), sementara cucu laki-laki dipanggil dengan หลานชาย (hlan chay).

11. Panggilan untuk paman dan bibi



Nah, panggilan anggota keluarga dalam bahasa Thailand yang terakhir, yakni panggilan untuk paman dan bibi. Untuk paman dipanggil dengan ลง (lung), sementara bibi disebut ปา (pa).

Nah, itulah beberapa panggilan anggota keluarga dalam bahasa Thailand yang bisa kamu terapkan.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *