Menteri Kebudayaan Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Bencana di Kawasan Cagar Budaya
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan kunjungan ke kawasan Cagar Budaya Syekh Burhanuddin di Padang Pariaman. Dalam kesempatan ini, ia menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak bencana alam. Bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah korong dan nagari yang berada di sekitar kawasan cagar budaya tersebut.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar situs sejarah Islam Minangkabau. Selain menjadi tempat ziarah, kawasan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan memahami sejarah serta asal-usul perkembangan agama Islam di Sumatra Barat.
Fadli Zon menyampaikan duka mendalam atas bencana alam yang terjadi di Padang Pariaman. Ia juga mengajak masyarakat untuk saling menguatkan melalui semangat gotong royong. “Saya baru berkunjung ke Sumatra Utara untuk menyalurkan bantuan. Ke depan kita harus lebih waspada menghadapi perubahan iklim yang tidak menentu serta menghadapi musibah ini dengan semangat gotong royong,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga kawasan ziarah ini merupakan tanggung jawab bersama, baik dalam merawat fisik situs maupun nilai sejarah yang melekat di dalamnya. Secara simbolis, Menbud Fadli Zon menyerahkan bantuan berupa perlengkapan alat salat kepada perwakilan korong dan nagari di Padang Pariaman, seperti Korong Rajang, Korong Baruah, Nagari Sandi Ulakan, dan Nagari Sungai Batang, serta kepada pengurus Masjid Inyiak Deer dan Museum Perang Sintuk dari Kabupaten Agam.
Berbagai Cagar Budaya di Padang Pariaman
Bupati Padang Pariaman, John Kennedy Aziz, mengapresiasi dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap pelestarian Surau Gadang sebagai situs bersejarah sekaligus pusat penyebaran Islam yang penting di tanah Minangkabau, khususnya Padang Pariaman.
Dalam sambutannya, ia menyebutkan sejumlah objek budaya di Padang Pariaman yang telah tercatat sebagai Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda. “Ada 98 Cagar Budaya di Padang Pariaman yang telah ditetapkan dan 15 Warisan Budaya Takbenda, dimana makam Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang tercatat sebagai salah satu Cagar Budaya Peringkat Provinsi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah masih memiliki tugas untuk terus memperkuat pendataan, pelindungan, dan pelestarian objek budaya yang hidup di tengah masyarakat. Dengan semakin banyaknya warisan budaya yang ditetapkan, diharapkan keberadaannya dapat semakin terlindungi dan dikenal lebih luas.
Hadirnya Pejabat Daerah dan Staf Khusus
Dalam acara ini, hadir sejumlah pejabat daerah setempat, antara lain Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat, Jempol; Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat, serta jajaran pemerintah daerah Kabupaten Padang Pariaman.
Turut mendampingi Menbud Fadli Zon adalah Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Feri Arlius; dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatra Barat, Nurmatias.
Harapan Pemerintah untuk Pemulihan dan Perlindungan Situs Sejarah
Melalui bantuan yang diserahkan, Kementerian Kebudayaan berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik sehingga fungsi sosial, budaya, dan spiritual kawasan tersebut dapat tetap terjaga. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memastikan perlindungan dan keberlanjutan situs-situs bersejarah sebagai bagian penting dari memori kolektif bangsa.
“Minangkabau telah menunjukkan dialog kebudayaan yang sangat kuat. Ini merupakan formula yang kuat dan generasi muda harus ikut menjaganya,” pungkas Menbud Fadli Zon.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."












